Jawaban Ulama:
Pertama: Anak perempuan tersebut tidak boleh berada dalam asuhan keluarga Nasrani dan tidak boleh diadopsi atau dididik olehnya, karena anak tersebut adalah muslimah sementara keluarga itu Nasrani.
Dikhawatirkan jika anak itu hidup bersama mereka dapat terganggu agamanya, kehormatannya atau kehilangan hidupnya. Anak itu harus dipelihara oleh Badan Pelayanan Sosial dan Kesehatan unit Anak dan Keluarga agar diperhatikan urusan agama, akhlak, kesehatan dan lain sebagainya.
Kedua: Lelaki itu tidak boleh meletakkan anak perempuan tersebut di pangkuannya, mendekapnya di dadanya, memeluknya, dan lain sebagainya.
Ketiga: Tidak boleh memelihara anjing di rumah kecuali untuk tujuan berburu, menjaga ternak atau menjaga kebun.
Keempat: Anak perempuan seperti ini tidak boleh diletakkan atau tidur di ranjang bersama seorang lelaki dan isterinya.
Kelima: Tidak boleh menyimpan minuman keras di rumah, bahkan harus membuangnya.
Keenam: Anak perempuan yang telah menjelang usia balig ini tidak boleh memeluk atau mencium anak laki-laki.
Ketujuh: Tidak wajib bagi anak yang baru berumur sepuluh tahun untuk melaksanakan salat. Tapi walinya harus menyuruhnya untuk melaksanakan salat setelah mencapai umur tujuh tahun dan memukulnya jika telah mencapai umur sepuluh tahun agar ia dapat membiasakan diri untuk melaksanakannya.
Kecuali jika anak itu telah balig ketika berumur sepuluh tahun yang diketahui melalui salah satu tanda balig. Dalam keadaan ini, salat telah wajib atasnya seperti orang mukalaf yang lain.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.