Jawaban Ulama:
Anda boleh melakukan operasi yang diperlukan dan melakukan perjalanan untuk keperluan tersebut di bulan Ramadan dan bulan lain. Anda juga boleh tidak berpuasa ketika dalam perjalanan dan ketika operasi jika operasi tersebut menuntut Anda untuk tidak berpuasa atau puasa akan sangat memberatkan Anda akibat operasi.
Namun, sebaiknya operasi dan bepergian tersebut ditunda hingga setelah bulan Ramadan jika itu memungkinkan agar Anda dapat berpuasa pada waktunya. Adapun salat, jika waktunya telah masuk sebelum operasi dilakukan, maka Anda harus melakukannya sebelum operasi. Jika waktu salat tiba saat operasi berlangsung, maka Anda melakukan salat setelah operasi selesai jika Anda dapat melakukannya.
Anda melakukan salat sesuai dengan kondisi Anda, yaitu berdiri, duduk atau tiduran miring serta rukuk dan sujud dengan isyarat kepala jika Anda tidak mampu melakukannya sebagaimana mestinya. Jika Anda perlu menjamak salat Zuhur dengan Asar dan Magrib dengan Isya, baik jamak takdim atau jamak ta’khir, maka Anda boleh melakukannya.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.