Jawaban Ulama:
Kakak terbesar dan adiknya harus bertakwa kepada Allah dan menjaga tali silaturahmi dan tidak memutuskannya. Yang terbaik di antara mereka adalah yang memulai mengucapkan salam dan memaafkan. Allah Ta’ala berfirman,
“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?(22) Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.” (QS. Muhammad: 22-23)
Dan (Allah) Ta’ala berfirman,
“Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim” (QS. An-Nisaa’: 11)
Yakni bertakwalah dan jagalah agar tali silaturahmi tidak terputus. Dalam hadis Abu Bakrah Radhiyallahu `Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa
Sallam bersabda,
“Tidak ada dosa yang lebih pantas Allah percepat siksanya di dunia dengan siksanya yang disiapkan bagi pelakunya di akhirat daripada perbuatan zalim dan memutuskan tali silaturahmi.”
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud, dan Tirmidzi yang menyebutnya “hadis sahih.”
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.