Jawaban Ulama:
Yang diwajibkan adalah membayar dengan harta yang dizakati itu sendiri. Jika pengumul zakat ingin mengambil nilai (uang) dari harta yang dizakati, maka dihitung nilainya berdasarkan ketetapan syariat.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.