Jawaban Ulama:
Jika masalahnya sebagaimana yang telah disebutkan, maka dia wajib mengqada hari-hari dia tidak berpuasa pada bulan-bulan Ramadhan yang telah lalu tersebut. Qada puasa ini hendaklah dilakukan berurutan (dia berpuasa terlebih dahulu untuk hari-hari yang dia tidak berpuasa pada bulan Ramadhan pertama), kemudian untuk bulan Ramadhan kedua, dan begitu seterusnya.
Dia juga harus memberi makan orang miskin untuk setiap harinya karena kelambatan mengqada puasa, sebanyak 1,5 kg gandum, beras, kurma atau makanan pokok setempat lainnya, berdasarkan keumuman firman Allah Taala,
“Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari- hari yang lain.” (QS. Al Baqarah: 185)
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.