Jawaban Ulama:
Jika cairan keruh dan kekuningan keluar pada waktu tidak sedang datang bulan, maka cairan ini tidak termasuk darah haid, dan tidak dilarang untuk shalat dan puasa berdasarkan perkataan Ummu `Athiyyah radhiyallahu `anha yang merupakan salah seorang sahabat Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam,
“Kami tidak menganggap cairan keruh dan kekuningan setelah masa suci sebagai darah haid.”
Namun apabila cairan keruh dan kekuningan ini bertepatan saat datang bulan, maka dihukumi sebagai darah haid; berdasarkan kandungan perkataan Ummu `Athiyyah yang telah kami sebutkan tadi.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam