Jawaban Ulama:
Keluarnya madzi tidak membatalkan puasa menurut yang paling benar dari dua pendapat ulama. Cairan yang Anda tanyakan itu disebut madzi. Keluarnya madzi mewajibkan Anda berwudhu, setelah terlebih dahulu membasuh kemaluan dan skrotum (buah zakar), berdasarkan hadits-hadits shahih dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam yang berkaitan dengan hal tersebut. Adapun madzi yang mengenai badan atau pakaian cukup diperciki air dan tidak perlu dicuci.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam